Dampak Buruk Polusi Untuk Kesehatan

Dampak-Buruk-Polusi-Untuk-Kesehatan

Belakangan ini polusi dari udara sedang menjadi perbincangan dibeberapa negara maju termasuk di Indonesia. Polusi atau pencemaran udara merupakan salah satu masalah utama yang sangat serius dari kesehatan lingkungan sedunia. Sebuah badan kesehatan dunia (WHO) telah menyimpulkan dari tahun 2013 hingga sekarang ini polusi udara semakin meningkat sampai angka 70 persen.

Ini menjadikan udara segar sangat sulit untuk didapatkan, maka dari itu organisasi WHO (World Health Organization) bersama dengan organisasi WWF (World Wildlife Fund) bekerja sama untuk melestarikan alam, hutan dan beserta makhluk hidup didalamnya dari kerusakan yang dibuat oleh ulah manusia sendiri.

Penebangan hutan liar (Ilegal Logging) yang dilakukan keserakahan manusia menjadi dampak paling besar dari polusi udara, belum lagi banyak pabrik penghasil limbah menambah dampak dari kerusakan tersebut. Hal ini yang tentunya mengundang bencana alam serta dapat membahayakan keselamatan dari makhluk hidup lainnya selain manusia.

Untuk manusia sendiri dampak yang didapat dari polusi udara tentunya adalah sebagian besar penyakit. Bagaimana tidak, udara merupakan hal yang paling dibutuhkan manusia telah tercemar polusi dan limbah zat kimia dan kemudian dihirup masuk kedalam tubuh tentunya akan berdampak buruk. Pakar kesehatan dunia mengatakan bahwa polusi udara menjadi salah satu penyebab manusia mengidap penyakit kanker paru-paru selain dari merokok.

Tidak hanya itu saja, bahkan masih terdapat banyak jenis penyakit yang bisa diderita manusia akibat dari polusi udara ini. Apa saja itu ? Berikut dibawah ini akan kami paparkan kepada kalian semua.

Particulate Matter

Particulate Matter (PM) adalah campuran dari zat padat dan cair di udara yang biasanya dihasilkan dari asap pabrik dan kendaraan, untuk itu kita bisa melihat kebulan dari asap yang dihasilkan. Particulate Matter memiliki struktur komponen utama seperti sulfat, nitrat, amonia, natrium klorida, karbon hitam, debu dan air.

Dikatakan bahwa Particulate Matter merupakan zat partikel paling berbahaya untuk kesehatan manusia, dimana selain tak kasat mata (ukuran 2.5 mikro) partikel ini mudah diserap kedalam jaringan tubuh (paru-paru) dan mengalir sampai kejantung dan darah lewat alat bantu pernafasan (hidung). Dikatakan bahwa partikel ini bisa menyebabkan resiko dari penyakit jantung, sesak nafas dan resiko akan kanker paru-paru.

Meningkatkan Resiko Autisme

Tidak hanya berparu pada alat bantu nafas saja, dampak serangan dari polusi udara juga dapat merusak struktur jaringan kerja otak dimana meningkatkan resiko autisme. Khususnya untuk wanita yang sedang hamil dan tinggal didaerah yang berpolusi udara yang cukup tinggi maka akan memiliki resiko 2 kali lipat lebih tinggi melahirkan anak dengan autisme.

Baca Juga : 3 Gejala Kanker Paling Mematikan Serta Cara Mengobatinya

Resiko tersebut bisa terjadi karena seperti yang sudah kami katakan udara yang kita hirup akan masuk sampai kedalam paru-paru jantung bahkan hingga aliran darah. Hal ini mengakibatkan janin yang ada didalam tubuh akan ikut terpapar polusi tersebut sehingga merusak struktur pertumbuhan dari janin didalam perut.

Menurunkan Kesuburan Pria

Mengapa kalian sangat sulit memiliki keturunan ? Apa penyebabnya ? Menurut dari sebuah penelitian mengatakan bahwa polusi dari udara juga turut merusak hasil sperma yang diproduksi. Seorang penulis dari China, Xiang Dian, asisten dari profesor di Jockey Club School of Public Health dan Primary Care di Chinese University of Hong Kong menganalisis sperma dari 6.475 pria yang memiliki batas umur dari 18 s/d 49 tahun mengatakan bahwa dirinya menemukan pria yang menhirup paparan polusi lebih cenderung memiliki kualitas sperma yang   lebih kecil dan bentuk yang tidak normal.

Mempercepat Penuaan

Tidak terkecuali pada jaringan kulit juga turut terkena dampak dari paparan polusi, percaya atau tidak paparan dari polusi udara juga bisa meresap lewat kulit. Hal ini yang menjadikan kulit dapat mengalami penuaan. Menurut dari Profesor Dermatologi dan direktur dari Oncodermatology Clinic di George Washington Scholl of Medicine dan Health Sciences, Washington mengatakan zat dalam polusi udara akan merusak sel didalam kulit dan menganggu kemampuan kulit untuk memperbaiki diri sendiri, hal ini yang menjadikan banyak penyakit seperti jerawat, bintik-bintik usia, komedo, kerutan hinga lipatan longgar terjadi. Dan lebih parahnya lagi akibat dari polusi ini manusia bisa lebih tinggi terancam akan penyakit kanker kulit.

Melemahkan Struktur Tulang

Menurut dari penelitian The Lancet Planetary Health, polusi dari udara yang semakin pada setiap tahunnya ini akan meningkatkan resiko dari osteoporosis atau lebih parahnya patah tulang. Pada penelitian tersebut dikatakan bahwa telah melakukan riset pada peserta yang tinggal dilingkungan padat polusi lebih tinggi memiliki struktur tulang lebih keropos dibandingkan dengan orang yang tinggal pada lingkungan dengan tingkat pemaparan polusi lebih rendah.

Untuk itu sayangi lingkungan mulai dari sekarang, hijaukan bumi kembali agar kadar oksigen dari udara segar dapat tercipta. Satu tumbuhan akan berguna bagi sejuta umat manusia.

Author: kolamdesigns

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *